Breaking News

Tulis & Tekan Enter

Tugas Pokok dan Fungsi

TUGAS DAN FUNGSI

 

Dinas Pemadam Kebakaran mempunyai tugas membantu Walikota dalam melaksanakan urusan pemerintahan bidang ketenteraman dan ketertiban umum sub urusan kebakaran yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada daerah.

Dinas Pemadam Kebakaran dalam melaksanakan tugas  menyelenggarakan fungsi :

  1. Perumusan kebijakan Bidang Pencegahan, Bidang Operasional dan Penyelamatan, Bidang Prasarana dan Sarana, dan Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat;
  2. Perumusan rencana strategis sesuai dengan visi dan misi Walikota;
  3. Pengkoordinasian tugas-tugas dalam rangka pelaksanaan program dan kegiatan Kesekretariatan, Bidang Pencegahan, Bidang Operasional dan Penyelamatan, Bidang Prasarana dan Sarana, dan Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat;
  4. Penyelenggaraan pembinaan kepada bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  5. penyelenggaraan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. penyelenggaraan kerjasama Bidang Pencegahan, Bidang Operasional dan Penyelamatan, Bidang Prasarana dan Sarana, dan Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat;
  7. penyelenggaraan kesekretariatan Dinas Pemadam Kebakaran;
  8. penyelenggaraan program dan kegiatan Bidang Pencegahan, Bidang Operasional dan Penyelamatan, Bidang Prasarana dan Sarana, dan Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat;
  9. penyelenggaraan penilaian kinerja Pegawai;
  10. penyelenggaraan monitoring dan evaluasi program dan kegiatanBidang Pencegahan, Bidang Operasional dan Penyelamatan, Bidang Prasarana dan Sarana, Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat, dan UPTD;
  11. penyelenggaraan laporan pelaksanaan program dan kegiatan; dan
  12. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Walikota terkait dengan tugas dan fungsinya.

 

  1. Sekretariat

Sekretariat mempunyai fungsi :

  1. perencanaan program, kegiatan dan anggaran;
  2. pendistribusian tugas kepada bawahan;
  3. pemberian petunjuk kepada bawahan;
  4. penyeliaan tugas bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  5. pelaksanaan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. pengkoordinasian, sinkronisasi, pembinaan, pengawasan dan pengendalian, dan evaluasi tugas-tugas kesekretariatan, Bidang Pencegahan, Bidang Operasional dan Penyelamatan, Bidang Prasarana dan Sarana, dan Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat;
  7. pelaksanaan fasilitasi tugas-tugas Bidang Pencegahan, Bidang Operasional dan Penyelamatan, Bidang Prasarana dan Sarana, dan Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat;
  8. pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah lainnya dan instansi terkait;
  9. pelaksanaankegiatan penyusunan kebijakan di subbagian perencanaan dan evaluasi, keuangan dan aset, umum dan kepegawaian;
  10. pelaksanaan kegiatan Penyusunan Rencana Strategis, Rencana Kerja, dan Rencana Kinerja Tahunan;
  11. pelaksanaan koordinasi dan verifikasi penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas Pemadam Kebakaran;
  12. pelaksanaan kegiatan fasilitasi Reformasi Birokrasi Dinas Pemadam Kebakaran;
  13. pelaksanaan kegiatan penyusunan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pemadam Kebakaran;
  14. pelaksanaan kegiatan penyusunan bahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota;
  15. menyiapkan kegiatan penyusunan bahan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;
  16. pelaksanaan kegiatan pengelolaan dan penatausahaan keuangan Dinas Pemadam Kebakaran;
  17. pelaksanaan pengelolaan gaji dan tunjangan di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran;
  18. pelaksanaan tatakelola persuratan, kearsipan, kepustakaan, dokumentasi, keprotokolan dan kehumasan Dinas Pemadam Kebakaran;
  19. pelaksanaanpenyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik;
  20. pelaksanaan penyediaan akomodasi dan jamuan rapat/pertemuan, dan kunjungan tamu di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran;
  21. pelaksanaan kegiatan Pengadaan Peralatan gedung kantor, barang inventaris, dan pemeliharaan prasarana dan sarana kantor;

 

Sekretariat, terdiri atas :

  1. Subbagian Perencanaan dan Evaluasi;
  2. Subbagian Keuangan dan Aset; dan
  3. Subbagian Umum dan Kepegawaian.

Kepala Subbagian Perencanaan dan Evaluasi, mempunyai tugas :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbagian Perencanaan dan Evaluasi;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbagian Perencanaan dan Evaluasi;
  8. menyiapkan kegiatan Penyusunan Rencana Strategis, Rencana Kerja, dan Rencana Kinerja Tahunan;
  9. menyiapkan kegiatan koordinasi dan verifikasi penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Dinas Pemadam Kebakaran;
  10. menyiapkan kegiatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pemadam Kebakaran;
  11. menyiapkan kegiatan penyusunan bahan bahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Walikota;
  12. menyiapkan kegiatan penyusunan bahan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;
  13. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbagian Perencanaan dan Evaluasi;
  14. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Subbagian Perencanaan dan Evaluasi;
  15. menyiapkan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  16. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbagian Perencanaan dan Evaluasi;
  17. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan kegiatan Subbagian Perencanaan dan Evaluasi; dan
  18. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Kepala Subbagian Keuangan dan Aset  mempunyai tugas  :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Subbagian Keuangan dan Aset;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbagian Keuangan dan Aset;
  8. menyiapkan kegiatan penyusunan Daftar Pelaksanaan Anggaran Dinas Pemadam Kebakaran;
  9. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan penatausahaan keuangan Dinas Pemadam Kebakaran;
  10. menyiapkan pengelolaan gaji dan tunjangan di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran;
  11. melaksanakan penatausahaan barang pakai habis dan barang inventaris;
  12. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbagian Keuangan dan Aset;
  13. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Subbagian Keuangan dan Aset;
  14. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggumgjawabnya;
  15. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbagian Keuangan dan Aset;
  16. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Subbagian Keuangan dan Aset; dan
  17. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas  :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran SubbagianUmum dan Kepegawaian;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Subbagian Umum dan Kepegawaian;
  8. menyiapkan kegiatan tatakelola persuratan, kearsipan, kepustakaan, dokumentasi, keprotokolan dan kehumasan Dinas Pemadam Kebakaran;
  9. menyiapkan kegiatan Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik Dinas Pemadam Kebakaran;
  10. menyiapkan kegiatan Penyediaan akomodasi dan jamuan rapat/pertemuan, dan kunjungan tamu di Dinas Pemadam Kebakaran;
  11. menyiapkan kegiatan Pengadaan Peralatan gedung kantor, barang inventaris, dan pemeliharaan prasarana dan sarana kantor;
  12. menyiapkan pengelolaan kepegawaian di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran;
  13. menyiapkan kegiatan fasilitasi Reformasi Birokrasi Dinas Pemadam Kebakaran;
  14. menyiapkan pengelolaan sistem informasi dan komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran;
  15. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Subbagian Umum dan Kepegawaian;
  16. menyiapkan kegiatan pelayanan data dan informasi Dinas Pemadam Kebakaran;
  17. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Subbagian Umum dan Kepegawaian;
  18. menyiapkan penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  19. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Subbagian Umum dan Kepegawaian;
  20. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Subbagian Umum dan Kepegawaian; dan
  21. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

  1. Bidang Pencegahan

Kepala Bidang Pencegahan mempunyai tugas merencanakan, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi tugas Seksi Bina Teknis Pencegahan, Seksi Inspeksi, dan Seksi Penindakan.

 

Bidang Pencegahan mempunyai fungsi :

  1. perencanaan program, kegiatan dan anggaran;
  2. pendistribusian tugas kepada bawahan;
  3. pemberian petunjuk kepada bawahan;
  4. penyeliaan tugas bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  5. pelaksanaankegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah lainnya dan instansi terkait;
  7. pelaksanaan kegiatan penyusunan kebijakan di Bidang Pencegahan;
  8. pelaksanaan kegiatan Seksi Bina Teknis Pencegahan, Seksi Inspeksi, dan Seksi Penindakan;
  9. pelaksanaankegiatan penyusunan data dan informasi di Bidang Pencegahan;
  10. pelaksanaan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan di Bidang Pencegahan;
  11. pelaksanaan penilaian kinerja Pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  12. pelaksanaan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan;
  13. pelaksanaan penyusunan laporan program dan kegiatan; dan
  14. pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

  • Bidang Pencegahan, terdiri atas:
  1. Seksi Bina Teknis Pencegahan;
  2. Seksi Inspeksi; dan
  3. Seksi Penindakan.

 

Kepala Seksi Bina Teknis Pencegahan, mempunyai tugas :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Seksi Bina Teknis Pencegahan;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunankebijakan Seksi Bina Teknis Pencegahan;
  8. menyiapkan kegiatan pelayanan teknis upaya pencegahan kebakaran kepada instansi pemerintah, swasta dan masyarakat;
  9. menyiapkan kegiatan perancangan keselamatan kebakaran bangunan gedung serta pengangkutan dan pergudangan bahan berbahaya;
  10. menyiapkan kegiatan pengawasan, pengendalian, monitoring dan evaluasi perizinan dan non perizinan perencanaan bangunan gedung;
  11. menyiapkan kegiatan pengawasan terhadap penerapan persyaratan keselamatan kebakaran pada bangunan gedung dalam masa konstruksi;
  12. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Seksi Bina Teknis Pencegahan;
  13. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Seksi Bina Teknis Pencegahan;
  14. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  15. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Bina Teknis Pencegahan;
  16. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Bina Teknis Pencegahan; dan
  17. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Seksi Inspeksi, mempunyai tugas :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Seksi Inspeksi;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Seksi Inspeksi;
  8. menyiapkan kegiatan pemeriksaan dan pengujian terhadap peralatan proteksi kebakaran pada bangunan gedung;
  9. menyiapkan kegiatan pengawasan dan pemeriksaan sewaktu-waktu terhadap kondisi kesiapan keselamatan kebakaran pada bangunan gedung dan penyimpanan, penggunaan serta pengangkutan bahan berbahaya;
  10. menyiapkan kegiatan pemeriksaan dan verifikasi kajian teknis keselamatan kebakaran bangunan gedung;
  11. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Seksi Inspeksi;
  12. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Seksi Inspeksi;
  13. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  14. menyiapkan monitoring evaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Inspeksi;
  15. Menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Inspeksi; dan
  16. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Kepala Seksi Penindakan mempunyai tugas :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Penindakan;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Seksi Penindakan;
  8. menyiapkan kegiatan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan perizinan dan non perizinan bangunan gedung;
  9. menyiapkan kegiatan penyusunan bahan rekomendasi penetapan dan pemberian sanksi atas pelanggaran atau penyalahgunaan perizinan dan non perizinan;
  10. menyiapkan kegiatan fasilitasi penegakan peraturan perundang-undangan di bidang penanggulangan kebakaran dan penyelamatan dengan Perangkat Daerah dan/atau instansi terkait;
  11. menyiapkan kegiatan monitoring kondisi peralatan proteksi kebakaran pada bangunan gedung baru dan penyimpanan, penggunaan serta pengangkutan bahan berbahaya dalam masa pembinaan;
  12. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Seksi Penindakan;
  13. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Seksi Penindakan;
  14. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  15. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Penindakan;
  16. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Penindakan; dan
  17. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

  1. Bidang Operasional dan Penyelamatan

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan mempunyai tugas merencanakan, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi tugas Seksi Operasi, Seksi Penyelamatan, dan Seksi Komunikasi Operasi dan Penyelamatan.

 

Bidang Operasional dan Penyelamatan mempunyai fungsi :

  1. perencanaan program, kegiatan dan anggaran;
  2. pendistribusian tugas kepada bawahan;
  3. pemberian petunjuk kepada bawahan;
  4. penyeliaan tugas bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  5. pelaksanaan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah lainnya dan instansi terkait;
  7. pelaksanaan kegiatan penyusunan kebijakan di Bidang Operasional dan Penyelamatan;
  8. pelaksanaan kegiatan Seksi Operasi, Seksi Penyelamatan, dan Seksi Komunikasi Operasi dan Penyelamatan;
  9. pelaksanaan kegiatan penyusunan data dan informasi di Bidang Operasional dan Penyelamatan;
  10. pelaksanaan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan di Bidang Operasional dan Penyelamatan;
  11. pelaksanaan penilaian kinerja Pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  12. pelaksanaan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan;
  13. pelaksanaan penyusunan laporan program dan kegiatan; dan
  14. pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

  • Bidang Operasional dan Penyelamatan, terdiri atas:
    1. Seksi Operasi;
    2. Seksi Penyelamatan; dan
    3. Seksi Seksi Komunikasi Operasi dan Penyelamatan.

 

Kepala Seksi Operasi mempunyai tugas :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran
    Seksi Operasi;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Seksi Operasi;
  8. menyiapkan kegiatan kesiapsiagaan dan kesigapan pegawai sebagai petugas pelaksanaan operasi pemadaman;
  9. menyiapkan kegiatan pelaksanaan operasi pemadaman;
  10. menyiapkan kegiatan bantuan konsultasi dan pendampingan kepada petugas operasional yang mengalami sengketa hukum dalam menjalankan tugas dan kewajibannya;
  11. menyiapkan, pengendalian kegiatan unit-unit operasional, pos cabang pembantu, unit kebakaran, instansi pemerintah, swasta dan masyarakat;
  12. menyiapkan kegiatan penyusunan saran tindak, taktik dan strategi operasi;
  13. menyiapkan kegiatan analisis dan evaluasi data hasil pengujian di laboratorium maupun pengamatan di lapangan;
  14. menyiapkan kegiatan simulasi skenario investigasi kebakaran dan menyusun rekomendasi tindak lanjut hasil investigasi;
  15. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Seksi Operasi;
  16. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Seksi Operasi;
  17. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tangungjawabnya;
  18. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Operasi;
  19. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Operasi; dan
  20. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Kepala Seksi Penyelamatan mempunyai tugas :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran
    Seksi Penyelamatan;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Seksi Penyelamatan;
  8. menyiapkan kegiatan fasilitasi penyelamatan pada kecelakaan transportasi, bangunan, air, ketinggian, bahan-bahan berbahaya bencana dan bantuan layanan medis darurat ambulans;
  9. menyiapkan kegiatan pemberian bantuan operasi penyelamatan,;
  10. menyiapkan kegiatan pembinaan kesiapsiagaan dan kesigapan petugas penyelamatan;
  11. menyiapkan kegiatan simulasi penyelamatan pada Instansi Pemerintah, swasta dan masyarakat;
  12. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Seksi Penyelamatan;
  13. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Seksi Penyelamatan;
  14. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  15. menyiapkan monitoring danevaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Penyelamatan;
  16. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Penyelamatan; dan
  17. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Kepala Seksi Komunikasi Operasi dan Penyelamatan mempunyai tugas :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Seksi Komunikasi Operasi dan Penyelamatan;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Seksi Komunikasi Operasi dan Penyelamatan;
  8. menyiapkan kegiatan pengelolaan pusat komando operasi pemadaman kebakaran dan penyelamatan;
  9. menyiapkan kegiatan pengaturan dan pengendalian jalur komunikasi operasi pemadaman kebakaran dan penyelamatan;
  10. menyiapkan kegiatan pengelolaan sistem informasi manajemen pemadaman kebakaran dan penyelamatan;
  11. menyiapkan kegiatan menghimpun, mengolah dan menyajikan data dan informasi penanggulangan kebakaran dan penyelamatan;
  12. menyiapkan kegiatan kerja sama dan kemitraan pelaksanaan pemadaman kebakaran dan penyelamatan;
  13. menyiapkan kegiatan jaringan kerja (networking) dalam rangka efektivitas penyelidikan kebakaran;
  14. menyiapkan kegiatan penyusunan  data  dan informasi  Seksi  Komunikasi Operasi dan Penyelamatan;
  15. menyiapkan  kegiatan   pengelolaan   dan   pertanggungjawaban   teknis keuangan Seksi Komunikasi Operasi dan Penyelamatan;
  16. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  17. menyiapkan monitoring   dan   evaluasi   pelaksanaan   kegiatan  Seksi Komunikasi Operasi dan Penyelamatan;
  18. menyiapkan kegiatan  penyusunan  laporan  pelaksanaan  kegiatan Seksi Komunikasi Operasi dan Penyelamatan; dan
  19. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

  1. Sarana dan Prasarana

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana mempunyai tugas merencanakan, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi Seksi Sarana, Seksi Prasarana, dan Seksi Analisa Kebutuhan.

 

Bidang Prasarana dan Sarana mempunyai fungsi :

  1. perencanaan program, kegiatan dan anggaran;
  2. pendistribusian tugas kepada bawahan;
  3. pemberian petunjuk kepada bawahan;
  4. penyeliaan tugas bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  5. pelaksanaan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah lainnya dan instansi terkait;
  7. pelaksanaan kegiatan penyusunan kebijakan di Bidang Sarana dan Prasarana;
  8. pelaksanaan kegiatan Seksi Sarana, Seksi Prasarana, dan Seksi Analisa Kebutuhan;
  9. pelaksanaan kegiatan penyusunan data dan informasi di Bidang
    Prasarana dan Sarana;
  10. pelaksanaan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan di Bidang Prasarana dan Sarana;
  11. pelaksanaan penilaian kinerja Pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  12. pelaksanaan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan;
  13. pelaksanaan penyusunan laporan program dan kegiatan; dan
  14. pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

  • Bidang Prasarana dan Sarana, terdiri atas :
    1. Seksi Sarana;
    2. Seksi Prasarana; dan
    3. Seksi Analisa Kebutuhan.

 

Kepala Seksi Sarana mempunyai tugas :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran
    Seksi Sarana;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Seksi Sarana;
  8. menyiapkan kegiatan penyusunan standarisasi sarana penanggulangan kebakaran dan penyelamatan;
  9. menyiapkan kegiatan penyusunan rencana kebutuhan sarana penanggulangan kebakaran dan penyelamatan;
  10. menyiapkan kegiatan pengelolaan sarana penanggulangan kebakaran dan penyelamatan;
  11. menyiapkan kegiatan monitoring dan evaluasi penggunaan sarana penanggulangan kebakaran dan penyelamatan;
  12. menyiapkan kegiatan pemeliharaan dan perawatan sarana penanggulangan kebakaran dan penyelamatan;
  13. Menyiapkan kegiatan pengaturan dan pengendalian penggunaan kendaraan operasional penanggulangan kebakaran dan penyelamatan serta peralatan operasional pendukung lainnya;
  14. Menyiapkan kegiatan pelaksanaan penerimaan, penyimpanan dan distribusi sarana penanggulangan kebakaran dan penyelamatan serta peralatan operasional pendukung lainnya;
  15. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Seksi Sarana;
  16. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Seksi Sarana;
  17. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  18. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Sarana;
  19. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan

Seksi Sarana

      20. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Kepala Seksi Prasarana mempunyai tugas :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Seksi Prasarana;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Seksi Prasarana;
  8. menyiapkan kegiatan penyusunan standardisasi prasarana penanggulangan kebakaran dan penyelamatan;
  9. menyiapkan kegiatan penyusunan Detail Engineering Desain, rencana pembangunan dan rencana rehabilitasi total prasarana penanggulangan kebakaran dan penyelamatan;
  10. menyiapkan kegiatan pengelolaan prasarana penanggulangan kebakaran dan penyelamatan;
  11. menyiapkan kegiatan monitoring dan evaluasi penggunaan prasarana penanggulangan kebakaran dan penyelamatan;
  12. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Seksi Prasarana;
  13. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Seksi Prasarana;
  14. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  15. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Prasarana;
  16. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Prasarana; dan
  17. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Kepala Seksi Analisa Kebutuhan mempunyai tugas :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Seksi Analisa Kebutuhan;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Seksi Pengolahan Data Kemiskinan;
  8. menyiapkan kegiatan penyusunan analisa kebutuhan prasarana dan sarana pemadaman kebakaran dan penyelamatan;
  9. menyiapkan kegiatan penyusunan kajian standar operasional pengelolaan prasarana dan sarana penanggulangan kebakaran dan penyelamatan;
  10. menyiapkan kegiatan pemeriksaan tingkat kecukupan, kelaikan dan ketepatan penggunaan prasarana dan sarana penanggulangan kebakaran dan penyelamatan;
  11. menyiapkan kegiatan penyusunan kajian kelaikan prasarana dan sarana operasi pemadaman kebakaran dan penyelamatan;
  12. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Seksi Analisa Kebutuhan;
  13. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Seksi Analisa Kebutuhan;
  14. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  15. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Analisa Kebutuhan;
  16. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Analisa Kebutuhan; dan
  17. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

  1. Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat mempunyai tugas merencanakan, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi Seksi Informasi dan Publikasi, Seksi Ketahanan, dan Seksi Kerjasama dan Peningkatan Kapasitas.

 

Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat mempunyai fungsi :

  1. perencanaan program, kegiatan dan anggaran;
  2. pendistribusian tugas kepada bawahan;
  3. pemberian petunjuk kepada bawahan;
  4. penyeliaan tugas bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  5. pelaksanaan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. pelaksanaan koordinasi dengan perangkat daerah lainnya dan instansi terkait;
  7. pelaksanaan kegiatan penyusunan kebijakan di Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat;
  8. pelaksanaan kegiatan Seksi Informasi dan Publikasi, Seksi Ketahanan,dan Seksi Kerjasama dan Peningkatan Kapasitas;
  9. pelaksanaan kegiatan penyusunan data dan informasi di Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat;
  10. pelaksanaan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan di bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat;
  11. pelaksanaan penilaian kinerja Pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  12. pelaksanaan monitoring dan evaluasi program dan kegiatan;
  13. pelaksanaan penyusunan laporan program dan kegiatan; dan
  14. pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

  • Bidang Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat, terdiri atas :
  1. Seksi Informasi dan Publikasi;
  2. Seksi Ketahanan; dan
  3. Seksi Kerjasama dan Peningkatan Kapasitas.

 

Kepala Seksi Informasi dan Publikasi mempunyai tugas :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Seksi Informasi dan Publikasi;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Seksi Informasi dan Publikasi;
  8. menyiapkan kegiatan penyusunan bahan sosialisasi upaya penanggulangan kebakaran dan penyelamatan;
  9. menyiapkan kegiatan pelayanan, analisis dan pelaksanaan tindak lanjut pengaduan masyarakat;
  10. menyiapkan kegiatan pengelolaan website dan media sosial Dinas Pemadam Kebakaran;
  11. menyiapkan kegiatan pengelolaan dokumentasi Dinas Pemadam Kebakaran;
  12. menyiapkan kegiatan pelaksanaan publikasi pemberdayaan dan partisipasi masyarakat;
  13. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Seksi Informasi dan Publikasi;
  14. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Seksi Informasi dan Publikasi;
  15. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  16. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Informasi dan Publikasi;
  17. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Informasi dan Publikasi; dan
  18. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Kepala Seksi Ketahanan mempunyai tugas .:

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Seksi Ketahanan;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Seksi Ketahanan;
  8. menyiapkan kegiatan peningkatan ketahanan masyarakat Iingkungan terhadap bahaya kebakaran;
  9. menyiapkan kegiatan fasilitasi pembentukan, pembinaan dan pengembangan serta pendataan sistem keselamatan kebakaran dan bencana yang berbasis lingkungan dan manajemen keselamatan kebakaran gedung;
  10. menyiapkan kegiatan pembentukan dan pemberdayaan satuan relawan kebakaran;
  11. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Seksi Ketahanan;
  12. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Seksi Ketahanan;
  13. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  14. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Ketahanan;
  15. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Ketahanan; dan
  16. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.

 

Kepala Seksi Kerjasama dan Peningkatan Kapasitas mempunyai tugas :

  1. menyiapkan kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Seksi Kerjasama dan Peningkatan Kapasitas;
  2. membagi tugas kepada bawahan;
  3. membimbing bawahan dalam lingkup tanggungjawabnya;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan;
  5. menyiapkan kegiatan penyusunan Sasaran Kerja Pegawai;
  6. menyiapkan pelaksanaan koordinasi;
  7. menyiapkan kegiatan penyusunan kebijakan Seksi Kerjasama dan peningkatan kapasitas;
  8. Menyiapkan kegiatan penyusunan rencana kebutuhan pengembangan dan peningkatan kapasitas;
  9. menyiapkan penyusunan rencana kebutuhan sumberdaya aparatur pemadam kebakaran;
  10. menyiapkan kegiatan penyusunan standar kompetensi petugas kebakaran;
  11. menyiapkan kegiatan kerja sama pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi aparatur pemadam kebakaran;
  12. menyiapkan kegiatan pengembangan dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia;
  13. menyiapkan kegiatan bimbingan teknis petugas pemadam dan penyelamatan;
  14. menyiapkan kegiatan penyusunan data dan informasi Seksi Kerjasama dan Peningkatan Kapasitas ;
  15. menyiapkan kegiatan pengelolaan dan pertanggungjawaban teknis keuangan Seksi Kerjasama dan Peningkatan Kapasitas ;
  16. menyiapkan Penilaian kinerja pegawai dalam lingkup tanggungjawabnya;
  17. menyiapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan Seksi Kerjasama dan Peningkatan Kapasitas ;
  18. menyiapkan kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Kerjasama dan Peningkatan Kapasitas ; dan
  19. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai tugas dan fungsinya.